Showing posts with label Hidroponik. Show all posts
Showing posts with label Hidroponik. Show all posts

Friday, December 7, 2018

5 Langkah Membuat Pupuk Hidroponik Sendiri Sebagai Alternatif AB Mix

11:18 PM

Membuat Pupuk Hidroponik Sendiri -- Bagi Anda pemula yang tertarik dengan menanam secara hidroponik, jangan sampai menunda menyalurkan hobi itu hanya karena tidak ada pupuk AB mix. Sebab, ada banyak alternatif pupuk hidroponik selain AB Mix. Bahkan, jalan yang paling gampang adalah membuat pupuk hidroponik sendiri. Mau tau caranya?

Sebenarnya, hampir tidak ada perbedaan nutrisi tanaman antara menanam sistem hidroponik dengan menanam di media tanah langsung. Baik tanaman yang tumbuh di media air bernutrisi dengan di tanah, sama-sama membutuhkan kecukupan unsur hara makro dan mikro.

Kombinasi pupuk Alternatif AB Mix
Untuk mencukupi N, P, K, Ca, Mg, S, Fe, Zn, dan unsur lainnya pada tanaman hidroponik banyak sumbernya. Salah satunya, kita bisa membuat dengan kombinasi pupuk anorganik dengan pupuk organik cair (POC) yang mengandung sejumlah unsur makro dan mikro. Jadi, tidak “wajib” AB Mix, bukan?

Walaupun memberikan pupuk hidroponik buatan sendiri, dalam aplikasinya haruslah tepat. Sebab, tanaman hidroponik hidup dalam media terbatas, maka kepekatan pupuk yang diberikan mesti benar-benar terukur. Biasanya untuk mengukur konsentrasi pupuk hidroponik digunakan TDS meter. Pada alat ini akan terbaca nilai kepekatan pupuk dalam satuan ppm (part per million).

Membuat Pupuk Hidroponik Sendiri
Baik, bagaimana membuat pupuk hidroponik sendiri sebagai sebagai alternatif pupuk hidroponik AB Mix? Ada beberapa pilhan membuat pupuk hidroponik dan begitu mudah untuk diracik sendiri,  yaitu NPK, KCL, dan Gandasil D, NPK dan POC,  Pupuk Tunggal dan Gandasil, Pupuk Tunggal dan pupuk organik cair, dan beberpa lainnya. Bahkan, untuk membuat pupuk hidroponik alami bisa dengan kombinasi beberapa POC/MOL saja.

Akan tetapi dalam postingan ini cukup satu alternatif saja untuk membuat hidroponik sendiri, yaitu campuran pupuk NPK dengan pupuk organik cair (POC). Pupuk organik cair yang digunakan adalah kombinasi antara POC atau MOL (mikroorganisme Lokal) Bonggol pisang dan POC ampas kopi. Saya kira ini sudah setara dengan AB Mix ðŸ˜…, benar, lho

5 Langkah Membuat Pupuk Hidroponik Sendiri Sebagai Alternatif Mix AB
Membuat Pupuk Hidroponik Sendiri 985 ppm

Pada kesempatan ini kita membuat pupuk hidroponik untuk kebutuhan menanam sayuran dengan kepekatan lebih-kurang 1000 ppm. Cukup mudah meramunya, hanya dalam 5 langkah yang sangat sederhana.

Alat-alat :
  • Ember
  • Gayung
  • Pengaduk
  • Sendok Makan
  • TDS Meter

Bahan-bahan :
  • POC Bonggol Pisang
  • POC Ampas Kopi
  • Pupuk NPK 16:16:16

5 Langkah membuat pupuk hidroponik sendiri:
  1. Isi air sumur ke dalam ember sebanyak 10 liter. Catatan : Usahakan air sumur benar-benar bersih dan bebas dari kekeruhan atau partikel-partikel lumpur yang melayang di dalamnya. Jika menggunakan air PAM, maka air tersebut harus diendapkan dulu selama 24 jam.
  2. Larutkan 1 sendok makan pupuk NPK secara terpisah dan tuangkan ke dalam ember. Atau, bisa juga masukkan langsung 1 sendok makan NPK ke dalam ember, lalu aduk-aduk hingga terlarut semuanya.
  3. Masukkan 100 ml POC/MOL bonggol pisang ke dalam ember yang sudah berisi larutan NPK dan aduk
  4. Masukkan lagi 100 ml POC ampas kopi ke dalam ember dan aduk hingga tercampur merata
  5. Ukur kepekatan pupuk dengan TDS meter sampai angka menunjukkan +/- 1000 ppm. Jika sudah tepat, maka pupuk hidroponik ini siap untuk digunakan. 

Demikian cara membuat pupuk hidroponik sendiri. Pupuk hidroponik alternatif AB Mix ini dapat menjadi nutrisi tanaman sayuran atau untuk pertumbuhan vegetatif.  Selamat mencoba Sobat.

Tip
Jika pupuk hidroponik buatan sendiri itu masih pekat , encerkan dengan air biasa. Sebaliknya, kalau kepekatan masih rendah, tambahkan sedikit pupuk NPK dan POC. Lakukan ini sampai tercapai nilai PPM yang dikehendaki.

Monday, December 3, 2018

Budidaya Tanaman Hidroponik? Aneh Kalau Belum Mengenal dengan Alat dan Bahannya Ini

5:04 AM

Mengenal Alat dan Bahan Hidroponik -- Jika Anda sudah tertarik dengan hidroponik, maka perlu mengenal lebih jauh dengan peralatan dan bahan hidroponik. Jadi, bicara hidroponik bukan hanya tentang media dan nutrisi, tetapi termasuk perlengkapan hidroponik dalam operasionalnya. Apa saja alat dan bahan hidroponik? 


Dalam postingan ini ada sejumlah alat dan bahan hidroponik beserta fungsinya untuk budidaya tanaman secara hidroponik. Beberapa peralatan hidroponik tersebut mungkin cocok dan menjadi pilihan untuk Sobat. Yuk, kita lihat satu persatu. 

MEDIA HIDROPONIK


Yang dimaksud dengan media dalam sistem hidroponik adalah wadah untuk menampung larutan yang mengandung pupuk dan juga sebagai tempat menaruh pot/netpot, Karena itu, sebelum menanam sayuran perlu mengenal peralatan media hidroponik, yaitu :

Pipa
Salah media atau wadah hidroponik adalah pipa. Biasanya untuk menanam sayuran secara hidroponik digunakan pipa PVC. Jadi dengan pipa PVC, menanam sayuran bisa dengan vertikultur dan horizontal. 

Bahkan, untuk hidroponik model Nutrient Film Technique (NFT) atau model akar tanaman menyentuh lapisan larutan nutrisi, penggunaan pipa PVC sangat cocok.

Budidaya Tanaman Hidroponik? Aneh Kalau Belum Mengenal dengan Alat dan Bahannya Ini
Pipa Hidroponik. Dokpri

Pipa mesti dipilih yang tepat baik dari sisi ukuran dan ketebalan. Ukuran pipa PVC untuk menanam sayuran digunakan pipa dengan ketebalan sedang dan ukuran diameternya 2,5” – 3 “ (inch). Masalah ukuran pipa juga disesuaikan dengan tanaman dan netpot yang akan digunakan.

Talang air
Pilihan lain untuk media hidroponik adalah talang air. Talang air dibentuk sedemikian rupa sehingga bisa menampung larutan mineral sebagai nutrisi tanaman.

Streofoam
Streofoam bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyalurkan hobi bercocok tanam hidroponik. Biasanya streofoam dipakai untuk hidroponik sistem wick atau menggunakan sumbu dari kain planel.

Wadah yang biasanya digunakan untuk buah-buahan atau es ini ringan dan tahan lama. Selain itu, streofoam sangat mudah dilubangi untuk tempat menaruh pot.

Botol air mineral bekas
Botol air mineral bekas pun bisa digunakan untuk media hidroponik. Tapi, botol air mineral kurang baik untuk hidroponik karena transparan. Artinya, media yang dapat ditembusi sinar matahari akan cepat tumbuh lumut atau tumbuhan air dan akan mengganggu pertumbuhan tanaman hidroponik.

Bambu
Kalau tidak ada media lain, bambu pun bisa untuk menanam sayuran hidroponik. Malahan media hidroponik dari bambu menjadi unik atau klasik. Sayangnya, untuk melubangi bambu sebagai ruang netpot terbilang sulit.

Jiregen
Media lain yang bisa dipakai untuk menanam hidroponik adalah jirigen. Banyak sekali jirigen bekas yang terbuang. Dengan sedikit kreatif, seperti penataan, menanam sayuran hidroponik di jirigen menjadi pilihan untuk mempercantik taman selain memetik sayurannya.

POT ATAU NETPOT
Netpot salah satu perlengkapan budidaya tanaman hidroponik. Netpot digunakan sebagai media menempatkan tanaman dalam instalasi hidroponik.

Budidaya Tanaman Hidroponik? Aneh Kalau Belum Mengenal dengan Alat dan Bahannya
Netpot. Dokpri

Netpot hidroponik bisa dibeli di toko pertanian. Berbagai ukuran dan model tersedia di sana. Tapi, kalau mau berkreasi sendiri, Anda bisa menggunakan gelas air mineral bekas.

SUMBU HIDROPONIK
Sumbu hidroponik biasanya dipakai kain planel. Kain ini dapat menyerap larutan nutrisi dengan baik dan tahan lama.

Namun, model hidroponik NFT (Nutrient Film Tehcnique) tidak digunakan kain planel karena nutrisi bersentuhan dengan akar tanaman. Kain planel digunakan sebagai sumbu pada hidroponik model Wick.

Budidaya Tanaman Hidroponik? Aneh Kalau Belum Mengenal dengan Alat dan Bahannya Ini
Kain planel. Gambar Dokpri

BAK AIR NUTRISI HIDROPONIK
Bak air untuk menampung larutan nutrisi merupakan bagian dari alat-alat hidroponik. Bak air ini diperlukan jika menggunakan instalasi hidroponik berupa media pipa atau sejenisnya.

Ada berbagai macam pilihan untuk  bak air nutrisi hidroponik, mulai dari bentuk kubus sampai dengan model ember atau baskom. Prinsipnya dalam pemilihan bak air adalah dapat menampung nutrisi hidroponik dan kuat/tidak mudah pecah.

ALAT DAN BAHAN OPERASIONAL HIDROPONIK
Dalam budidaya sayuran hidroponik, sebenarnya perlu juga alat-alat operasional lainnya agar tanaman dapat tumbuh sesuai dengan syarat-syaratnya. Alat hidroponik tersebut adalah :
  • pH meter
  • TDS meter
  • Pompa
  • Gelas ukur
  • Corong

Itulah beberapa alat-alat pendukung dalam operasional hidroponik. Mari kita lihat kegunaannya satu persatu.

pH meter berguna untuk mengukur derajat keasaman atau pH larutan pupuk hidroponik. pH meter ini juga dipakai ketika menggunakan air sumur atau air sungai sebagai pelarut pupuk. Jadi, air tersebut harus diukur dulu pH-nya sebelum digunakan.

TDS singkatan dari Total Dissolved Solids. TDS meter ini alat untuk mengukur zat-zat atau partikel terlarut. Dalam hal ini mengukur partikel pupuk terlarut dalam larutan hidroponik yang dinyatakan dalam satuan part per million (ppm).

Budidaya Tanaman Hidroponik? Aneh Kalau Belum Mengenal dengan Alat dan Bahannya
TDS Meter. Dokpri

Pompa hidroponik diperlukan dalam operasional untuk sirkulasi larutan nutrisi. Jadi, dengan adanya sirkulasi, aerasi lancar dan partikel-partikel pupuk tidak mengendap. 

Alat operasional hidroponik gelas ukur berguna untuk mengukur volume larutan pupuk ketika dibuat. Misalnya, dalam membuat larutan pekat pupuk hidroponik Mix AB, gelas ukur ini sangat diperlukan agar volume atau konsentrasi campuran tidak salah.

Corong salah satu opsi alat hidroponik. Corong ini berfungsi untuk memudahkan mengisi larutan hidroponik ke dalam wadah atau tandon. 

GREENHOUSE HIDROPONIK 
Perlengkapan lainnya untuk mendukung dan melindungi pertumbuhan tanaman hidroponik dibutuhkan ruang khusus yang memiliki atap dan dinding. Perlengkapan ini biasa disebut dengan greenhouse

Greenhouse ini memiliki ruang dengan atap dapat dilewati sinar dan terlindungi dari angin dan hujan. Bahkan, rumah yang didesain dapat diatur sirkulasi udara dengan baik. 

Nah, jika menanam sayuran hidroponik di rumah atau skala hobi, sebaiknya juga diberi pelindung agar tidak diguyur hujan. Sebab, jika terkena hujan, maka konsentrasi larutan pupuk menjadi rendah dan hilang.

MEDIA TANAM HIDROPONIK
Jika Anda pernah memperhatikan netpot hidroponik, Anda akan melihat di dalamnya berisi media tanam/media tumbuh tanaman. Media tanam hidroponik ini sebagai bagian perlengkapan hidroponik karena berfungsi sebagai penyangga tanaman agar dapat berdiri tegak.

Banyak sekali media tanam hidroponik yang dapat digunakan dan sebagian besar media tersebut ada di sekitar kita. Namun, media tanam yang baik harus yang steril dan tahan lama atau bisa dipakai untuk beberapa kali.

Setidaknya ada 12 media tanam hidroponik yang sudah dikenal, yaitu :
  • Sabut kelapa (natural)
  • Sekam padi
  • Arang sekam
  • Serbuk gergaji
  • Jerami
  • Cocopeat (sabut kelapa sudah steril atau produk olahan industri)
  • Rockwool (dari batuan vulkanis)
  • Pasir
  • Kerikil
  • Vermiculite
  • Busa spons
  • Perlite

Nah, itulah media tanam hidroponik baik yang natural maupun yang sintesis. Jika menggunakan yang natural seperti jerami, sabut kelapa, serbuk gergaji, dan  lainnya, maka media tersebut harus disterilkan dulu agar tidak tumbuh jamur patogen.

NUTRISI HIDROPONIK
Setelah berbagai peralatan dan bahan hidroponik sudah ada, jangan lupa satu bahan lagi, yaitu nutrisi atau pupuk hidroponik.

Ada berbagai macam pupuk yang dapat digunakan dalam budidaya tanaman hidroponik. Ada yang sintesis seperti pupuk AB Mix dan ada juga pupuk organik cair.
Berbagai merek pupuk hidroponik tersedia di pasar. Bahkan, bisa juga digunakan pupuk cair racikan sendiri. Demikian dan terima kasih sudah hadir di pupuklahan.blogspot.com

Sunday, December 2, 2018

Teknik Gampang Membuat Larutan Pupuk Hidroponik AB Mix Siap Pakai

5:04 AM


Teknik Membuat Larutan Pupuk Hidroponik -- Salah satu pupuk hidroponik yang digunakan adalah pupuk AB Mix. Pupuk ini dilarutkan dulu ke dalam air sebelum digunakan untuk nutrisi tanaman. Konsentrasi atau kepekatan larutan pun berbeda dalam setiap tahap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Nah, untuk itu, bagaimana cara gampang membuat larutan siap pakai pupuk hidroponik AB Mix?

Teknik Gampang Membuat Larutan Pupuk Hidroponik Mix AB Siap Pakai
Ilustrasi pupuk hidroponik AB Mix. Dokpri

Sebenarnya jika Anda mau membaca, pada kemasan pupuk AB Mix sudah tertera cara membuat larutan pupuk hidroponik. Namun, kalau Anda mungkin masih bingung, yuk kita buat dengan mengambil contoh pupuk AB Mix yang ukuran isi 250 gram untuk 1 liter pekatan.

Menyiapkan larutan pekatan AB Mix
Kita perlu menyiapkan larutan pekat pupuk hidroponik AB Mix sebelum digunakan. Dengan sudah menyiapkan larutan ini, akan memudahkan dalam pemakaian nantinya, ya tinggal ambil sesuai dengan kebutuhan. Langkahnya sebagai berikut :
  • Anda perlu menyiapkan 2 buah botol ukuran isi 1 liter. Botol bekas air mineral boleh digunakan
  • Masing-masing botol diberikan tanda. Untuk botol pertama, berikan tanda A dan botol kedua, berikan tanda B dengan menggunakan spidol/alat tulis.
  • Isi air sumur sebanyak 400 ml ke dalam botol A dan 400 ml ke dalam botol B
  • Buka kemasan/kantong pupuk AB Mix. Ambil yang kantong A dan larutkan ke dalam air pada botol A. Aduk-aduk hingga merata. Tambahkan air hingga volume larutan dalam botol A menjadi 500 ml.
  • Ambil lagi kantong AB Mix yang berisi pupuk B beserta unsur mikro warna hijau (dalam kantong kecil). Larutkan ke dalam air pada botol B. Aduk-aduk hingga merata. Tambahkan air hingga volume larutan dalam botol B menjadi 500 ml.

Teknik Gampang Membuat Larutan Pupuk Hidroponik Mix AB Siap Pakai

Ilustrasi membuat larutan pekat mix AB


Nah, sekarang sudah ada 2 botol larutan pekat AB Mix seanyak 1 liter. Masing-masing botol sudah berisi larutan AB Mix sebanyak 500 ml (botol A 500 ml dan botol B 500 ml).


Cara membuat larutan AB Mix siap pakai untuk memupuk tanaman

Untuk nutrisi sayuran hidroponik tidak boleh menggunakan larutan yang konsentrasinya sangat pekat. Bukannya tumbuh sayuran, tetapi mati seketika. Karenanya, perlu selangkah lagi untuk menyiapkan larutan yang siap pakai.

Setiap masa pertumbuhan tanaman, konsentrasi pupuk hidroponik yang diberikan berbeda. Jadi, dalam penggunaan larutan pupuk harus disesuaikan dengan perkembangan tanaman.

Membuat larutan AB Mix untuk kebutuhan pembibitan/semai :
  • Untuk membuat 1000 ml (1 L) larutan pupuk AB Mix yang siap pakai untuk fase semai, maka siapkan dulu air sumur atau air bersih sebanyak 900 ml dalam gayung/ember (sebaiknya dalam gelas ukur karena ada ukuran volumenya).
  • Ambil sebanyak 3 ml larutan pekat dalam botol A, larutkan ke dalam air yang sudah disiapkan tadi pada langkah di atas (botol yang berisi 900 ml). Aduk-aduk hingga merata.
  • Ambil lagi sebanyak 3 ml Larutan pekat yang ada pada botol B, larutkan ke dalam air yang sudah berisi larutan A tadi dan aduk hingga merata.
  • Tambahkan air lagi ke dalam larutan yang sudah dilarutkan larutan pekat A dan B sampai total volumenya 1000 ml.


Teknik Gampang Membuat Larutan Pupuk Hidroponik Mix AB Siap Pakai
Ilustrasi membuat larutan Mix AB siap pakai


Itu tadi baru saja kita membuat larutan pupuk AB Mix siap pakai sebanyak 1 liter. Kalau kebutuhan pupuk siap pakai sebanyak 2 liter, maka penambahan masing-masing larutan pekat AB Mix dikali 2.  Contohnya, 6 ml larutan pekat A dan 6 ml larutan pekat B dilarutkan ke dalam 2 liter air. Demikian seterusnya.

Untuk fase vegetatif ;
Fase vegetatif ini adalah masa pertumbuhan tanaman yang meliputi pertumbuhan batang, tunas dan daun. Jadi, pada fase ini konsentrasi pupuk hidroponik AB Mix berbeda dengan saat semai.

Caranya sama dengan membuat larutan pupuk AB Mix siap pakai pada fase semai. Yang berbeda hanya konsentrasi larutan pekat A dan B yang ditambahkan.

Teknik Gampang Membuat Larutan Pupuk Hidroponik Mix AB Siap Pakai


Pada fase vegetatif, tambahkan sebanyak 5 ml larutan pekat pada botol A dan 5 ml larutan pekat pada botol B, larutkan dalam 1 liter air.

Untuk kebutuhan larutan pupuk AB Mix siap pakai 2 liter atau lebih, tinggal kalikan saja kelipatan pengunaan larutan pekat A dan B. Misalnya untuk 2 liter, maka larutan pekat AB Mix yang digunakan sebanyak 10 ml A dan 10 ml B.

Untuk fase generatif ;
Nah, jika sudah masuk masa/fase generatif seperti pembungaan dan sudah berbuah, maka naikkan konsentrasi larutan pekat AB Mix untuk pupuk hidroponik siap pakai.

Caranya sama dengan membuat larutan pupuk AB Mix siap pakai pada fase semai. Yang berbeda hanya konsentrasi larutan pekat yang ditambahkan.

Pada fase generatif, tambahkan sebanyak 7 ml larutan pekat pada botol A dan 7 ml larutan pekat pada botol B, larutkan dalam 1 liter air.

Kalau butuh 10 liter larutan pupuk AB Mix siap pakai untuk fase generatif, bagaimana caranya?  Caranya ; kalikan saja volume kebutuhan dengan masing-masing volume larutan pekat A dan B standar 1 liter untuk fase generatif.

Begini, nih, 10 x 7 ml larutan pekat A dan 10 x 7 ml larutan pekat B. Maka jadinya adalah 70 ml larutan pekat A dan 70 ml larutan pekat B.  Larutkan dalam 10 liter air dan Aduk hingga merata. Demikian seterusnya untuk setiap kebutuhan volume pupuk AB Mix siap pakai.


Catatan :
Setiap kemasan AB Mix berbeda-beda beratnya. Ada yang kecil dengan berat 250 gram dan ada yang besar dengan beratnya 1 Kg. Karena berbeda-beda, maka volume membuat larutan pekat A dan B juga berbeda. Jadi, Silahkan Anda baca dulu petunjuk pada kemasan sebelum membuat larutan pekatan. 


Baca Juga :


Pupuk hidroponik AB Mix yang kita buat tadi dengan larutan pekat 1000 ml (500 ml A + 500 ml B), bisa digunakan sampai 100 liter pupuk hidroponik siap pakai. Tapi, khusus jika dipakai untuk memupuk sayuran (vegetatif) dengan konsentrasi 5 ml A + 5 ml B per liter larutan. Rumusnya begini, [(500 ml larutan pekat A + 500 ml larutan pekat B)/(5 ml A + 5 ml B)] = 100 liter.

3 Jenis Pupuk Terbaik Untuk Tanaman Hidroponik Anda, Pilih yang Mana?

1:01 AM
Pupuk Hidroponik -- Apa pupuk hidroponik terbaik? Itulah pertanyaan dari teman-teman yang sangat antusias untuk belajar menanam sayuran ala hidroponik. 

Menanam sayuran hidroponik tanpa media tanah memang sangat menarik. Tetapi, kalau tidak mengerti cara merawatnya, tidak cukup pengetahuan tentang nutrisi hidroponik, bisa gagal tumbuh. 

3 Jenis Pupuk Terbaik Untuk Tanaman Hidroponik Anda, Pilih yang Mana?
Larutan pupuk AB Mix warna hijau. Dokpri

Makanya, dalam menanam sistem hidroponik, hal yang sangat perlu diperhatikan adalah pupuk. Sebab, tanaman membutuhkan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, perlu mengenal pupuk apa yang digunakan dalam bercocok tanam hidroponik.

Budidaya ala hidroponik


Dalam budidaya tanaman hidroponik, larutan pupuk diisi ke ke dalam tandon atau wadah penampung larutan nutrisi. Akar tanaman akan bergerak mencari, menuju dan menyerap larutan yang mengandung unsur hara makro dan mikro untuk pertumbuhannya.


PUPUK HIDROPONIK


Menanam ala hidroponik sudah pasti digunakan pupuk. Namun, pupuk hidroponik tidak sama dengan pupuk dalam budidaya tanaman di media tanah.

Pupuk hidroponik yang terbaik adalah pupuk yang lengkap unsur hara baik makro maupun mikro. Di samping itu, pupuk yang terlarut dalam air harus dapat diserap oleh tanaman.

Jika satu saja unsur hara tidak ada dalam pupuk, maka bisa membuat tanaman tumbuh abnormal. Di bawah ini, ada 3 jenis pilihan pupuk untuk tanaman hidroponik Anda.

1. Pupuk AB Mix
AB mix merupakan pupuk hidroponik yang lazim dipakai. Pupuk ini cepat tersedia dan dapat diserap oleh akar tanaman. Pupuk AB mix mengandung unsur-unsur hara yang lengkap dan cukup mendukung untuk pertumbuhan tanaman.
Pupuk AB mix ini terdiri dari pupuk A (kalium, kalsium, dll) dan B (sulfat, fosfat, dll) yang dicampur pada saat digunakan dengan perbandingan yang tepat. Sebab, jika pupuk AB mix dicampur dengan konsentrasi yang pekat, maka akan terbentuk endapan. Karena itu, baca petunjuk penggunaan pada kemasan sebelum digunakan.

2. Pupuk Anorganik plus Gandasil D
Untuk kebutuhan pupuk hidroponik, sebenarnya tidak perlu pusing karena bisa dibuat sendiri. Asalkan hasil racikan itu mengandung unsur makro dan mikro.

Salah satu contoh pupuk hidroponik yang bisa diracik sendiri adalah kombinasi pupuk NPK, KCl dan pupuk Gandasil D. Di dalam campuran itu, ada hara makro dan juga ada unsur hara mikro yang berasal dari pupuk daun.


Membuat pupuk hidroponik sendiri dari pupuk majemuk menjadi pilihan walau ada kelemahan-kelemahannya. Ini umumnya dipakai pada skala kecil atau sekadar untuk menyalurkan hobi menanam hidroponik.

Campuran pupuk anorganik NPK, KCl dan pupuk daun Gandasil D sudah dianggap memenuhi ketersediaan nutrisi hidroponik. Tapi, penggunaannya harus dalam konsentrasi yang tepat dan mesti dikacau setiap hari agar tidak mengendap.

3. Pupuk organik cair (POC)
Untuk menambah nutrisi dalam media air hidroponik, pupuk organik cair (POC) bisa juga digunakan. Sebab, pupuk cair mengandung unsur hara lengkap.


3 Jenis Pupuk Terbaik Untuk Tanaman Hidroponik Anda, Pilih yang Mana?
Bawang daun hidroponik. Dokpri

Untuk melengkapi mineral tanaman hidroponik, tidak mesti harus poc dengan merek terkenal atau tidak harus selalu membelinya. Sebab, pupuk organik cair hasil produksi Anda sendiri pun bisa untuk pupuk hidroponik. Misalnya, poc bonggol pisang, sayuran, urin ternak, dan lain sebagainya.

VIDEO Sayuran Daun Bawang Hidroponik Dengan Media Streofoam dan nutrisi POC/MOL Bonggol Pisang + POC Ampas Kopi + NPK (Dokpri)