Thursday, March 22, 2018

Cara Membuat Pupuk Kompos Kaya Kalium Dari Enceng Gondok

10:57 AM


Kompos kaya kalium dari enceng gondok -- Sobat tani dan pecinta tanaman organik, postingan kali ini akan kita kupas semoga tuntas tentang “si” enceng gondok. “Si dia” itu tidak boleh kita lupakan. Kita harus bicarakan tentang “kebaikannya” dalam hal sumber nutrisi penting bagi tanaman terutama unsur hara untuk meningkatkan hara kompos.

Enceng Gondok ; Sumber Nutrisi Tanaman yang Terlupakan

Anda menanam cabai, tomat, mangga, durian, dan tanaman lainnya bukan? Anda suatu saat pasti akan selalu ingat dengan enceng gondok. Kenapa? Karena banyak kandungan hara yang dapat memberikan hasil menggembirakan atas usaha tani Anda. Oleh karena itu, harus kenal dulu dengan enceng gondok secara dekat. Ada adagium begini, “tak kenal, maka tak sayang.”

Enceng Gondok
Yuk kita mengenal enceng gondok. Enceng gondok (Eichhornia Crassipes) adalah tumbuhan air. Biasanya dapat dilihat terapung di permukaan air yang tergenang atau di sungai yang aliran airnya pelan.

Tumbuhan dengan daun yang tebal lagi hijau ini,  banyak orang menganggap sebagai tumbuhan pengganggu atau gulma. Kehadirannya di air atau kolam dapat mengganggu kehidupan perairan dan bisa juga menyumbat saluran irigasi.

Akan tetapi, tidak sedikit juga yang melihat dari sisi positif. Dengan keberadaan jumlahnya yang banyak sampai ber-ton-ton, enceng gondok kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku anyaman tas, sandal dan lainnya. Luar biasa.

Enceng gondok juga dapat dijadikan pakan ternak. Bahkan, para ilmuan (scientist) sudah menemukan manfaat yang luar biasa pada enceng gondok dalam bidang pertanian, yaitu ia mengandung unsur hara penting bagi tanaman.

Kaya Kalium (K)
Rupanya setelah diteliti, enceng gondok sangat kaya dengan kandungan hara yang dibutuhkan tanaman. Apa kandungannya? Ia kaya dengan unsur kalium (K) dan unsur lain seperti kalsium, natrium dan beberapa unsur mikro lainnya.

Kalium adalah salah satu nutrisi makro bagi tanaman. Unsur kalium memang sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. Anda lihat sendiri, banyak orang membeli pupuk NPK (pupuk anorganik) untuk memupuk tanaman, ‘kan? Ini pasti karena tanaman butuh kalium.

Baik, kalau sudah mengenal enceng gondok, maka kita sekilas harus juga melihat tentang peran kalium (K) pada tanaman. Apa perannya? Diantaranya adalah :
  • Membantu pembentukan protein dan karbohidrat atau pati
  • Memperkuat jaringan tanaman supaya daun, bungan dan buah tidah mudah rontok
  • Sebagai antibodi sehingga tanaman tahan terhadap serangan hama dan penyakit
  • Kualitas buah lebih baik,  yaitu ukuran maupun rasa buahnya lebih manis
  • Memperluas pertumbuhan akar

Wow sungguh sangat penting perannya. Nah, kalau begitu ceritanya, perlu dimanfaatkan dunk enceng gondok. Sayangnya, enceng gondok tidak bisa diberikan mentah-mentah kepada tanaman. Kalau diberikan pada tanaman langsung akan menyebabkan tanaman Anda terganggu dan bahkan bisa dead. Ini karena terjadi perebutan zat makanan dalam tanah antara mikroorganisme dan tanaman.

Bagaimana caranya memanfaatkan kalium dari enceng gondok? Harus diuraikan dulu atau terdekomposisi agar kalium tersedia untuk tanaman. Makanya, enceng gondok ini diolah menjadi salah satu pupuk organik atau pupuk kompos kaya kalium yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan produktifitas tanaman.

Pengen coba mengolahnya menjadi pupuk kompos? Begini caranya :
Proses yang berlangsung adalah pengomposan seperti membuat pupuk kompos lainnya. Anda pasti tau bahwa yang namanya dekomposisi pasti melibatkan mikroorganisme untuk penguraian bahan-bahan yang kita gunakan.

Persiapan tempat
Tempat untuk menyimpan campuran bahan dan berlangsungnya pengomposan harus dipersiapkan terlebih dahulu. Anda dapat membuat tempat dari kayu berbentuk kotak. Ukuran panjang x lebar x tinggi disesuaikan. (Sebagai contoh, buat ukuran 2 m x 2m x 1 m ).

Bahan-bahan
(Asumsi kita akan membuat 1 ton (1000 kg) pupuk kompos enceng gondok)
  • Enceng Gondok 800 Kg----------> dipotong-potong kecil agar cepat terurai oleh mikroorganisme (ukuran maksimal 2 cm)
  • Kotoran ternak atau bisa kotoran ayam 200 Kg
  • Molase atau tetes tebu 500 ml atau 1/2 Kg
  • EM4 1 Liter
  • Air Secukupnya

Cara Pembuatan pupuk kompos dengan bahan dasar enceng gondok
  • Buat terlebih dahulu campuran EM4 + Gula + Air . Campuran itu diaduk hingga merata (lebih baik diamkan 1 malam )
  • Campurkan secara merata bahan-bahan ini,  yaitu enceng gondok + kotoran ternak
  • Siramkan larutan EM4 (telah dibuat pada poin no.1) secara merata dan perlahan-lahan ke bahan yang sudah dicampurkan (poin no.2). Aduk-aduk agar merata.
  • Masukkan hasil campuran itu ke dalam kotak kayu yang sudah disiapkan dan tutup rapat dengan plastik atau lainnya yang mudah dibuka-buka.
  • Suhu atau temperatur bahan dalam kotak dipertahankan antara 40 – 50 derajat Celcius dan kelembaban 60%. Jika suhu menjadi tinggi, kotak kayu dibuka beberapa saat sambil dibalik-balik agar suhu cepat turun. Kemudian, kotak ditutup kembali. Kontrol secara rutin seminggu sekali sampai hari ke-30.
  • Pupuk kompos enceng gondok sudah jadi hari ke-30 dan siap digunakan. Sebaiknya diangin-angin sebentar sebelum digunakan agar tidak terlalu panas atau sama dengan suhu kamar/ruangan.

Demikian cara pengomposannya sehingga menjadi pupuk kompos enceng gondok yang kaya dengan kalium dan unsur hara mikro lainnya.



Baca juga ini :


Sebenarnya untuk menambahkan atau meningkatkan hara kompos sangat mudah. Karena selain enceng gondok yang sudah kita kenal, ada beberapa bahan lain yang dapat meningkatkan kalium (K) kompos.

Beberapa bahan lain yang kaya kalium, yaitu aram sekam, bonggol pisang, batang kentang kering, abu jerami, abu bakaran sampah, dan lain-lain. Semua bahan-bahan ini dapat ditambahkan ke dalam kompos untuk memperkaya hara makro kalium.


Pengaruh pupuk organik atau kompos terhadap tanah

Selain memberikan hara kalium pada media pertumbuhan tanaman, pupuk kompos enceng gondok rupanya memberikan keuntungan lainnya pada tanah atau media tanam. Kenapa? Ini karena pupuk kompos enceng gondok juga termasuk pupuk organik. Makanya, di bawah ini, saya tampilkan pengaruh secara umum pupuk organik pada tanah, yaitu :

Enceng Gondok ; Sumber Nutrisi Tanaman yang Terlupakan

1. Mempengaruhi sifat fisik tanah. Sifat-sifat fisik yang dipengaruhi adalah warna tanah menjadi lebih kelam, tanah menjadi gembur, aerasi tanah menjadi lebih baik, akar tanaman mudah ditembus, dan partikel tanah merekat dan membentuk struktur yang mantap. Bahkan, daya serap dan pegang air meningkat sehingga tersedia untuk tanaman

2. Sifat kimia tanah lebih baik. Dengan adanya bahan organik dalam tanah, maka akan meningkat kemampuan mengikat hara atau dalam istilah lain Kapasitas Tukar Kation (KTK) meningkat. Dengan demikian akan tersedianya hara yang dibutuhkan tanaman

3. Memperbaiki kehidupan mikroorganisme dalam tanah. Dengan adanya bahan organik yang bersala dari pupuk kompos, maka menjadi sumber makanan bagi organisme tanah, seperti semut, cacing, dan lain-lain. Hasil aktifitas organisme itu akan membuat tanaman semakin baik pertumbuhannya.

Well sobat. Enceng gondok dan pupuk kompos yang terbuat dari bahan itu sudah terbayang mengapa begitu penting. Ternyata memilki hara penting terutama kalium yang sangat membantu pertumbuhan tanaman.

Di sini saya memberikan sedikit tip memupuk dengan pupuk kompos atau pupuk organik.

  • Pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos yang ditebar di tanah harus dicampur dengan cara pengolahan tanah. Jika dimasukkan dalam pot, jangan hanya diletakkan di atas, tapi harus tercampur dengan tanah secara merata.
  • Jika dijadikan sebagai pupuk dasar pada tanaman cabai, tomat, terung, jagung, dan lainnya, maka sebaiknya pupuk kompos ditempatkan pada lubang tanam seminggu sebelum bibit tersebut di tanam.
  • Jangan malas memupuk dengan pupuk kompos. Maksudnya, berilah pupuk kompos atau pupuk organik dengan dosis kecil secara berkala. Jangan langsung ditumpuk banyak-banyak dalam lubang tanam. Berilah secara sering dengan dosis sedikit-sedikit. Dengan cara demikian akan memberikan pertumbuhan tanaman lebih baik.
  • Hindari menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang yang belum sempurna terdekomposisi. Jika ini dilakukan, maka akan membuat tanaman merana/terganggu pertumbuhannya.

    Wednesday, March 21, 2018

    Sayuran Organik Mahal? Tanam Sendiri Saja Di Rumah, Begini Caranya

    9:41 AM

    Menanam sayur organik -- Sayuran organik harganya relatif sangat mahal, bukan? Makanya, tanam sendiri saja di rumah. Cara menanam pun sangat mudah, kuk.

    Sayuran Organik Mahal? Begini Caranya Kalau Mau Harga Murah

    Sayur organik mahal?
    Bagi yang pendapatan pas-pasan, saya yakin lebih memilih “sayuran pestisida” atau “sayuran NPK” dengan harga murah. Yang penting ada sayur-mayur untuk dikonsumsi sekeluarga. Oh, no!!

    Tapi, apakah bagi yang pendapatan gede akan selalu membeli sayuran organik? Not Sure. Mereka yang “tebal kantongnya” relatif akan berpikir 1000 kali juga membeli sayur-sayuran mahal. Mereka juga pengen investasi sebagian pendapatannya buat masa depannya. Buat apa beli sayuran mahal kalau ada sayuran murah. ‘Kan begitu? Katanya sih.

    Itu mereka dan bukan kita, ya ‘kan? Intinya begini, banyak yang tidak mempertimbangkan untuk konsumsi apakah sayuran itu sehat, ditanam secara organik, atau bukan. Asal harga murah, sayur di pasar akan diborong semua. 

    Memang sayuran yang dijual di pasar sama-sama warna hijau. Sulit dibedakan mana yang sayuran hasil budidaya secara organk dan mana yang bukan 

    Tapi, jangan bilang sama saja sayuran organik dengan anorganik. Kalau sama, kenapa harga bisa berbeda? Ini tentu ada nilai dan perlakuan budidaya yang berbeda dari sayuran tersebut.

    Sayuran Organik Mahal? Begini Caranya Kalau Mau Harga Murah

    SEKILAS SAYURAN ORGANIK

    Sayuran organik adalah tanaman yang dibudidayakan dengan cara yang sangat alami atau natural. Media tanam yang digunakan untuk tumbuh dan hidup sayuran tidak tersentuh dengan pupuk kimia (pupuk sintesis pabrikan). 

    Unsur hara atau nutrisi untuk menghasilkan sayuran organik itu hanyalah berupa kompos, sekam padi, cangkang telur, pupuk kandang, atau sisa-sisa tanaman dan hewan.

    Jika ada hama pada tanaman sayuran organik, para petani organik tidak “membunuhnya” dengan pestisida beracun. Mereka tidak menggunakan bahan-bahan kimia untuk mengendalikan hama dan penyakit. Akan tetapi, mereka mengusirnya dengan cara-cara alami dan mekanis.

    Bagi mereka yang menanam sayur organik, jika idak sanggup mengusir hama dengan tangan, mereka pakai cara lain seperti perangkap, jaring-jaring, dan lainnya. Kalaupun harus menyemprot, mereka tetap memakai ramuan dari bahan-bahan alami, seperti daun-daunan yang bisa membuat hama lari tunggang-langgang.. :)

    TANAM SAYUR ORGANIK DI RUMAH

    Nah, mau dapatkan sayuran organik dengan harga super murah? Tanam sayur organik di rumah. Ikuti jejak mereka yang benar-benar menumbuhkan tanaman dengan cara alami. Mereka menyisihkan sekit waktu luang, sedikit energi dan juga kesabaran hanya untuk menghasilkan sayuran organik yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.


    Dengan menanam sayur organik di rumah, Anda akan ada stok sayuran organik dengan "harga murah" alias tak harus beli. Bagaimana cara tanam sayur organik di rumah?

    #Sayuran #Organik Mahal? Begini Caranya Kalau Mau Harga Murah

    Pertama sekali, sebelum menanam sayur organik, Anda harus menjadikan menanam sebagai hobi. Kedua, Anda memang harus sedikit menyisihkan waktu luang untuk memberikan perhatian pada sayuran yang Anda tanam nantinya. Ketiga, jangan buang lagi sampah organik di rumah, olah jadi pupuk organik.
    Selanjutnya terserah Anda he..he..he. Maksudnya, Anda biasanya mengonsumsi sayuran apa, apakah bayam, sawi, selada, kacang panjang, terong, atau apa? Jika sudah jelas apa yang dikonsumsi, maka untuk persiapan menanam sayur organik di rumah, Anda dapat membeli benihnya di toko pertanian terdekat dengan Anda. Lalu semaikan dulu sampai tumbuh dan bisa ditanam dalam pot

    Tanam sayur organik dalam pot atau di tanah
    Untuk menanam sayur organik di rumah, Anda manfaatkan lahan rumah sedikit, apakah di bagian depan atau belakang rumah Anda. 

    Jika terbatas lahan tanam (kebanyakan lahan sempit di kota), Anda dapat menanam di dalam pot dan letakkan dengan rapi. Atau Anda juga bisa gantungkan pot di dinding sehingga juga memiliki nilai estetika/keindahan tersendiri.

    Media tanam sayur organik
    Banyak pilihan komposisi media tanam untuk menanam sayur organik. Salah satunya Anda bisa campurkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang dengan tanah sebagai media tanam sekaligus menjadi pupuk.  Jika menanam dalam pot, isi pot dengan campuran tanah, pupuk kandang, kompos, dan sekam.

    #Sayuran #Organik Mahal? Begini Caranya Kalau Mau Harga Murah



    Bibit sayuran yang sudah tumbuh 4-5 helai daun sudah bisa ditanam ke dalam pot yang sudah berisi media tanam organik. Setelah menanam bibit sayuran, jangan lupa disiram setiap hari. 

    Ingat! Dalam pemeliharaan sayur organik yang Anda tanam, jangan sampai Anda menambah pupuk anorganik seperti NPK baik cair ataupun butiran. Jangan pula semprot dengan pestisida jika ada satu dua belalang hinggap. Usir ia dengan cara baik-baik, “belai” dengan tangan Anda, hama akan pergi menjauh.

    Bumi terus berputar dan sayur organik yang Anda tanam pun tumbuh membesar. Anda pasti  semakin bahagia melihat perkembangannya. Dan tanpa terasa dalam waktu lebih kurang 30 hari, sayuran organik yang Anda tanam sendiri itu sudah siap dipanen.


    Baca juga ini :


    Harga sayur organik yang Anda tanam, berapa kalau dijual, mahal bukan? Tapi, yang pasti Anda tidak harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan sayuran organik yang sehat itu. Ini artinya, kini Anda bisa mendapatkan harga sayuran organik yang murah hasil menanam sendiri sayur organik di rumah. Rasanya pun sudah pasti lebih lezat dibandingkan yang dibeli di pasar.

    Tuesday, March 20, 2018

    Cara Tingkatkan Hara Kompos Dengan Cangkang Telur

    8:38 AM


    Cara Tingkatkan Hara Kompos Dengan Cangkang Telur  -- Banyak yang abaikan keberadaan cangkang telur. Bahkan, cangkang telur dibuang dan menjadi limbah yang tak berguna. Ternyata, cangkang telur mengandung hara yang dapat meningkatkan kualitas kompos atau pupuk organik.

    Cara Tingkatkan Hara Kompos Dengan Cangkang Telur

    Menjadi pertanyaan adalah apa sih kandungan dan bagaimana memperlakukan cangkang telur sehingga bermanfaat untuk naikkan hara kompos? Simak ulasannya dan teruskan membaca postingan ini.

    Well..Pertama saya ingin mengatakan bahwa kita sudah tidak asing dengan cangkang telur, bukan? Hampir setiap keluarga mengosumsi telur sebagai menu makan sehari-hari. Demikian juga dengan restauran, rumah makan, penjual martabak telur, home industry kue, peternakan, dan lain-lain menghasilkan limbah cangkang telur yang sangat banyak.

     Bau Urin

    Yang namanya cangkang telur bukan hanya telur ayam ras yang biasa kita konsumsi sehari-hari di rumah sebagai lauk. Jangan pula membayangkan telur itu saja. Cangkang telur bisa berasal dari telur itik, telur ayam kampung, telur puyuh, dan semua telur unggas lainnya. Tapi, memang umunnya yang terbanyak cangkang telur dari ayam ras dan mudah kita mendapatkannya.

    Cara Tingkatkan Hara Kompos Dengan Cangkang Telur

    Telur apa telor..he..he..😅 Baik, sebut saja telur. Telur, umumnya, hanya memanfaatkan putih dan kuning telur saja. Cangkang telur dibuang karena tidak dapat dikonsumsi oleh manusia. Lapisan keras bewarna kecoklatan pelindung cairan telur itu menjadi sampah karena dianggap tidak bermanfaat lagi.


    Rata-rata sampah cangkang telur yang dibuang setiap hari per keluarga 120 gram. Asumsi setiap keluarga terdapat 4 orang dan mengonsumsi telur 3 kali sehari. Itu belum dari sumber lain. Ini berarti dalam sebulan, 1 rumah tangga menghasilkan cangkang telur seberat 3,6 Kg (berat per cangkang telur 10 gram). Nilai berat yang fantastis.

    Cara Tingkatkan Hara Kompos Dengan Cangkang Telur

    Kalau saya formulasikan begini :


    • Tc = O x Jp x D x Bt
    • Tc = Total berat cangkang telur (gram)
    • O  = Jumlah orang konsumsi per keluarga (orang)
    • Jp = Jumlah Konsumsi telur per orang setiap hari (telur/orang/hari)
    • D  = Jumlah hari konsumsi (hari)
    • Bt = Berat rata-rata cangkang per telur (gram)

    Dengan memasukkan angka-angka yang kita asumsi tadi di atas maka didapatkan berat cangkang telur yang dihasilkan selama 1 bulan adalah :


    • Tc = 4 org x 3 telur/org/hari x 30 hari x 10 gram/telur
    • Tc = 3.600 gram
    Atau

    • Tc = 3,6 Kg Cangkang telur


    Sebanyak 3,6 Kg cangkang telur "pergi" dari rumah menuju tempat sampah. Entah bagaimana nasibnya di sana, dibakar atau dibiarkan menjadi tempat lalat dan semut "bermain." 

    Kandungan Kalsium (Ca)
    Kenapa dibuang? Padahal, cangkang telur sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kompos. Mengapa? Karena cangkang telur merupakan lapisan kapur dengan kisaran lapisan tersebut 10% dari total berat telur.

    Kalsium karbonat (CaCO3) merupakan senyawa terbanyak dalam kulit atau cangkang telur. Kandungan kalsium kira-kira sebanyak 97-98%. Selebihnya adalah zat-zat peyusun lainnya, seperti magnesium karbonat (MgCO3), kalium posfat (K3PO4), dan bahan-bahan lain termasuk bahan organik.

    Tampak jelas bahwa dalam cangkang telur terdapat salah satu unsur hara yang dibutuhkan tanaman, yaitu kalsium. Dengan sentuhan tangan kita sedikit saja, maka cangkang telur itu akan menjadi sesuatu yang berguna dan bukan merupakan sampah lagi.

    Seperti umumnya diketahui bahwa pupuk kompos mengadung unsur hara yang lengkap, namun jumlah yang sangat minim. Di dalam pupuk kompos terdapat N,P,K, dan unsur hara mikro dalam jumlah yang relatif kecil sekali. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan cangkang telur, paling tidak dapat meningkatkan salah satu nutrisi penting tanaman dalam pupuk kompos, yaitu unsur Ca.

    Kalsium Nutrisi Tanaman
    Anda tau manfaat kalsium untuk tanaman, bukan? Tanaman sangat butuh hara kalsium untuk pertumbuhannya. Dengan adanya kalsium dalam tanah, tanaman akan mengambilnya untuk mengaktifkan pembentukan bulu-bulu akar. Selain itu, dengan ketersedian kalsium akan membuat batang tanaman lebih kuat dan dapat menetralisir tanah dari keasaman.

    Namun, jika kekurangan kalsium, pertumbuhan tanaman terganggu. Gejalanya akan tampak terutama sekali pada daun. Daun-daun muda akan terjadi khlorosis (menjadi kuning) hingga ke tulang daun dan bahkan kuncup tanaman muda bisa mati.

    PENAMBAHAN CANGKANG TELUR

    Cangkang telur, demikian kita menyebutnya. Tapi, ada juga yang menyebutnya dengan kata kerabang. Terserah mana yang mudah untuk diingat. Di sini, saya menyebutnya cangkang telur saja.

    Sekilas review lagi bahwa cangkang telur rupanya mengandung Ca yang jumlahnya relatif tinggi, yaitu sekitar 97-98%. Karena kandungan Ca inilah maka cangkang telur sekarang dapat dimanfaatkan untuk menambah dan meningkatkan kualitas kompos. 



    Baca juga ini :


    Well...Bagaimana cara meningkatkan hara Ca yang berasal dari cangkang telur ke dalam kompos? Anda harus mengumpulkan cangkang telur terlebih dahulu dari berbagai sumber. Atau jika di rumah Anda ada cangkang telur, mulai sekarang, jangan dibuang lagi.

    Cara Tingkatkan Hara Kompos Dengan Cangkang Telur


    Cangkang telur yang sudah terkumpul, Anda jemur terlebih dahulu agar benar-benar kering. Kemudian tumbuk cangkang telur itu sampai halus seperti tepung. Bila perlu diayak supaya ukurannya betul-betul halus seperti tepung.

    Nah, tepung cangkang telur itu tambahkan ke dalam kompos dan campur merata. Berapa banyak ditambahkan? Anda dapat menambahkan sekitar 1 kg tepung cangkang telur dalam setiap 100 kg kompos. Ini artinya apa? Perbandingan percampuran tepung cangkang telur dengan kompos adalah 1 : 100. Atau 1 bagian cangkang telur dapat ditambah ke dalam 100 bagian kompos.


    Sedikit tambahan sebagai Tip saja :
    1. Cangkang telur bisa anda gunakan sebagai pupuk tanaman dalam pot di rumah Anda. Biarkan ia di dalam pot dan akan diambil secara pelan-pelan oleh tanaman. Campurkan dengan media tanam dalam pot.
    2. Jika ingin mengusir siput yang sering memangkas tanaman muda yang Anda tanam, maka taburkan kulit telur di sekitar tanaman. Siput akan sangat takut terkena bagian badannya dengan cangkang telur itu.

    Selamat mencoba semoga sukses.

    Wednesday, March 14, 2018

    Cara Membuat Pupuk Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari

    10:11 AM


    Cara Membuat Pupuk Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari -- Pupuk kompos adalah salah satu pupuk organik.yang "aman" bagi lingkungan. Selain itu, pupuk proses dekomposisi mikroorganisme ini merupakan nutrisi yang sangat membantu pertumbuhan tanaman. 

    Cara Membuat #Pupuk #Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari

    Pupuk  kompos bisa dibuat sendiri dari bahan-bahan organik yang ada disekitar kita. Prosesnya cepat karena dibantu oleh aktivator berupa bakteri yang sudah dikultur. Nah, pertanyaannya adalah bagaimana membuat pupuk kompos yang cepat dan bisa langsung diaplikasi ke tanaman?

    Ops..Tunggu sebentar saja, ya.. 😅 Sebelum mengulas lebih lanjut dan lebih khusus tentang cara membuat pupuk kompos, saya ingin menceritakan sekelumit tentang pentingnya memberi nutrisi untuk tanaman. Janganlah seperti kebanyakan orang yang mengharapkan hasil "maksimalis," namun usaha "minimalis."


    Okay..Kata teman-teman yang cerdas, tanaman akan baik pertumbuhannya kalau diberikan “gizi” yang cukup. Bayangkan, seandainya kita tidak mendapat asupan makanan yang bergizi, apakah kita sesehat hari ini? Tentu tidak, bukan? 

     Bau Urin

    Demikian juga dengan tanaman, ia harus terpenuhi nutrisi (unsur hara) sebagai gizinya dengan cara memberi pupuk yang cukup untuk hidup, tumbuh dan berkembang.

    Ingat! Tanaman tidak seperti manusia. Manusia mampu mencari kebutuhan hidup dengan bergerak kemana-mana tanpa batas. Namun, tanaman terbatas. Tanaman yang sudah kita tanam pada tempat yang kita tentukan harus ada sentuhan untuk memperoleh zat hara sebagai makanannya.


    Jangan “hukum dia.” Tanaman mengharapkan kepedulian dan kasih sayang kita untuk memberikan hasil yang terbaik. Makanya, berikan perhatian dengan cara merawat dan memupuknya sebaik mungkin.

    Cara Membuat #Pupuk #Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari

    CARA MEMBUAT PUPUK KOMPOS (BOKASHI)

    Itu sekilas cerita hubungan manusia dengan tanaman yang sama-sama butuh gizi untuk lebih produktif dalam hidupnya. Sekarang kita menuju ke “lapangan” untuk membuat pupuk kompos. Bagaimana membuat pupuk kompos yang siap digunakan dalam 7 hari? Simak dan bila perlu catat bila tidak mampu diingat atau tandai (bookmark) di smartphone Anda tentang cara berikut ini:


    Tapi, tunggu sebentar!! Sudah punyakah tempat untuk membuat pupuk kompos? Lokasi membuat bisa di rumah jika mempunyai area lahan yang tidak terpakai. Jika ada tempat yang lebih luas, ya lebih baik tentunya. Yang paling penting jangan sampai basah dan tergenang dengan air bila hujan turun karena bisa gagal prosesnya.

    ALAT-ALAT
    • Sekrup
    • Gembor
    • Cangkul
    • Ember
    • Pengaduk kayu
    • Karung bekas


    Catatan 1 :
    Alat-alat tersebut bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan pada saat mulai membuatnya. Misalnya, jika membuat pupuk kompos dalam jumlah sedikit atau hobi saja, tidak mesti pakai sekrup untuk mengaduk campuran bahan-bahannya. Anda bisa menggunakan alat yang praktis lainnya yang tersedia. Demikian juga yang lain seperti karung. Jika menggunakan kotak kayu, Anda tidak perlu karung untuk memasukkan hasil campuran nantinya.

    Cara Membuat #Pupuk #Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari


    BAHAN-BAHAN
    (Asumsi kita akan membuat 1 ton atau 1.000 kg pupuk kompos atau nama lain adalah bokashi)


    1. Jerami 500 Kg----------> dipotong-potong kecil agar cepat terurai oleh mikroorganisme
    2. Sekam padi 300 Kg
    3. Dedak 100 Kg
    4. Pupuk Kandang 100 Kg
    5. Molase atau tetes tebu 250 gram (¼ Kg)
    6. EM4 1 Liter
    7. Air Secukupnya (Kira-kira semua campuran bahan nantinya memiliki kadar air +/- 30%)


    Cara Membuat #Pupuk #Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari
    EM4 (Dokpri)

    Catatan 2 :

    Jika tidak ada jerami bisa diganti dengan menggunakan serbuk gergaji atau serbuk kayu rumput-rumput, daun kering atau tanaman hijau lainnya. Molases atau tetes tebu bisa diganti dengan gula merah atau bisa juga gula pasir/gula putih.


    Cara Membuat #Pupuk #Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari

    CARA PEMBUATAN
    1. Buat terlebih dahulu campuran EM4 + Gula + Air . Campuran itu diaduk hingga merata
    2. Campurkan secara merata bahan-bahan ini,  yaitu jerami + sekam+ dedak + pupuk kandang
    3. Siramkan larutan EM4 (telah dibuat pada poin no.1) secara merata dan perlahan-lahan ke bahan yang sudah dicampurkan (poin no.2). Aduk-aduk agar merata
    4. Uji kadar air lebih kurang 30% dengan cara digenggam bahan campuran tersebut. Tandanya adalah jika digemggam tidak menetes air. Dan jika kepalan atau genggaman dibuka, bahan tersebut tidak lengket (bahan kembali mekar)
    5. Masukkan adonan atau campuran tersebut ke dalam karung dan tutup. Biarkan selama 7 hari dalam karung
    6. Suhu atau temperatur bahan dalam karung dipertahankan antara 40 – 50 derajat Celcius. Jika suhu menjadi tinggi, karung dibuka beberapa saat dan jika perlu campuran dibalik-balik agar suhu cepat turun. Kemudian, karung diikat/tutup kembali. Kontrol secara rutin setiap hari sampai hari ke-7
    7. Pupuk kompos sudah jadi pada hari ke-7 dan siap digunakan. Sebaiknya diangin-angin sebentar sebelum digunakan agar tidak terlalu panas atau sama dengan suhu kamar/ruangan.

    Catatan 3:
    Ciri-ciri pupuk kompos yang sudah jadi adalah warna gelap kehitaman, gembur, tidak berbau, kadar air rendah, dan temperatur ruang (tidak panas).

    Catatan 4 :
    Cara menghitung kebutuhan bahan agar sesuai dengan kebutuhan pupuk kompos yang Anda inginkan.
    Misalnya Anda ingin Pupuk kompos jadi 10 Kg 

    Maka bahan-bahannya adalah :
    1. Jerami = 0,01  x 500 Kg = 5 kg
    2. Sekam padi = 0,01 x 300 Kg = 3 kg
    3. Dedak = 0,01 x 100 kg = 1 kg
    4. Pupuk Kandang = 0,01 x 100 kg = 1 kg
    5. Molase atau tetes tebu = 0,01 x 250 gram = 2,5 gram
    6. EM4  = 0,01 x 1000 ml = 10 ml
    7. Air Secukupnya


    Untuk jumlah kebutuhan lainnya tinggal masukkan saja angka dalam formula ini. Yaitu Bx = P/1000  x  B1

    • P  = Berat Pupuk Kompos yang ingin dibuat
    • Bx  = Berat masing-masing bahan campuran yang akan dibuat
    • B1 = Berat masing-masing bahan campuran pada percobaan pembuatan pupuk kompos seberat 1 ton (1000 kg). Perhatikan pada bahan-bahan yang 1 ton di atas


    Pertanyaan-pertanyaan :
    • EM4 itu apa?
    • EM4 itu ada dijual ‘nggak?
    • Bisakah EM4 yang kita beli lalu dibiakkan lagi sendiri?


    Baik dan sekarang pertanyaan-pertanyaan itu akan kita coba untuk menjawabnya. Semoga, paling tidak, jawaban ini akan sedikit membantu Anda dan menjadi referensi untuk menambah pengetahuan.

    1. EM4 itu adalah singkatan dari effective microorganism (mikroorganisme efektif). Jadi EM4 adalah bahan aktivator untuk mempercepat terjadinya pengomposan. EM4 merupakan kultur campuran berbagai jenis mikroorganisme (bakteri yang dibudidaya).  Jadi, jika Anda membeli EM4 dalam botol, maka dalam botol itu sudah dimasukkan “pasukan tempur”, yaitu mikroorganisme yang siap bekerja untuk merombak bahan-bahan organik pada saat pembuatan pupuk kompos.
    2. EM4 itu dijual. EM4 sudah banyak beredar di pasaran, khususnya dijual di toko-toko pertanian. Jika di kota Anda belum ada, maka Anda dapat membelinya secara online di Bukalapak, Shopee, Lazada, dan lain-lain.
    3. EM4 itu dapat dibiakkan sendiri untuk beberapa kali penggunaan. Jadi sekali beli EM4, Anda dapat menggunakan untuk banyak bahan pengomposan. Dan tentunya adalah hemat biaya.

    Nah, kalau mau memperbanyak EM4, berikut ini saya menunjukkan bagaimana cara pembiakan bakteri EM4.

    Cara Membuat #Pupuk #Kompos Siap Digunakan Dalam 7 Hari
    Ilustrasi Mikroorganisme



    Cara Kembangbiakkan bakteri EM4

    Anda siapkan bahan-bahan berikut ini :
    1. Beli EM4 1 botol
    2. Gula merah 250 gram (haluskan)
    3. Punya terasi di rumah kan? Siapkan terasi 250 gram
    4. Air mineral sebanyak 5 liter (jangan pakai air sumur atau PAM)
    5. Bekatul sebanyak 3 Kg.  (Ingat, bukan dedak. Bekatul lapisan sebelah dalam butiran beras yang biasa dijadikan sebagai bahan baku pakan ternak di industri pakan ternak)

    Cara meramunya :
    1. Masukkan terasi, bekatul dan gula merah ke dalam air mendidih dan aduk-aduk hingga larut semua bahan.
    2. Kemudian matikan api kompor dan biarkan sampai dingin atau sampai suhu kamar biasa
    3. Udah ‘nggak panas lagi ‘kan air larutan tadi?  Nah, sekarang baru masukkan cairan EM4. Jangan lupa diaduk-aduk ya.
    4. Udah diaduk? Sekarang tutup larutan itu rapat-rapat. Biarkan selama 2 hari dalam keadaan tertutup.
    5. Anda buka pada hari ketiga (ke-3) dan aduk-aduk sebentar. Setelah itu jangan tutup rapat lagi. Lakukan hal seperti itu sampai hari ke-10.
    6. Pada hari ke-10, Anda siapkan botol. Usahakan botol yang gelap/tidak tembus pandang. Kenapa? Karena bakteri malu dilihat he,,he,,he,,canda ah 😅😅. Bakteri tidak boleh kena cahaya langsung karena dapat mengganggu kehidupannya.
    7. Saring cairan EM yang sudah jadi dan masukkan cairan EM4 itu ke dalam botol. Oh ya, jangan terlalu rapat ditutup ya. Dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari.
    8. EM4 sudah jadi dan tinggal ambil saja untuk membuat pupuk organik/kompos. ‘Nggak perlu beli lagi, ‘kan? 
    Demikian semoga bermanfaat

    Sunday, June 19, 2016

    Metode sederhana menanam tanaman sayur dengan hidroponik

    10:17 AM
    Metode sederhana menanam tanaman hidroponik pertanian sayur-sayuran adalah sumber vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Menggunakan meter, Anda dapat membuat berbagai jenis sayuran hanya kebutuhan sendiri. Namun tidak terjadi di daerah perkotaan, sempit halaman halaman secara umum dan tidak jarang telah ditutupi dengan semen dapat digunakan untuk menanam sayuran.

    Tanah mungkin alternatif teknologi. Dapat menjadi berbagai jenis sayuran yang ditanam dalam hidroponik, barloon bisa menggunakan fasilitas. Hidroponik cara ini dapat diterapkan oleh siapa saja karena sangat mudah. Tanaman dapat ditempatkan di mana saja, yang penting pada hari hujan bahwa tanaman tidak tidak kihoganan. Jika solusi yang akan melemahkan makanan kihoganan.

    cara menanam hidroponik, cara bertanam hidroponik, cara menanam sayuran hidroponik, cara tanam hidroponik, hidroponik sayuran, cara membuat tanaman hidroponik, sayuran hidroponik, cara bercocok tanam hidroponik, Cara menanam tanaman hidroponik, bercocok tanam hidroponik

    Bagaimana sudah dikenal bahwa tanaman membutuhkan sinar matahari. Pada saat tanaman memerlukan minimal 5 jam tetapi sangat rendah kepadatan. Matahari ini tidak baik untuk tanaman. Sesuai tanaman tumbuh dengan teknologi ini daun sayuran seperti daun selada, backoi, kaesim, bayam, kale, dll. Menurut organisasi pangan dan pertanian, permintaan untuk sayuran 65 kg/kapita/tahun. Untuk konsumsi rata-rata orang baru Indonesia 34.5 kg/kapita/tahun. Gambar, di bawah bingilasania yang dapat membantu untuk membuatnya lebih mudah untuk memahami teknologi hidroponik sederhana ini.

    Alat dan bahan-bahan yang diperlukan

    Sebelumnya bagi anda yang mungkin belum tahu apa itu hidropnik bisa baca dulu artikel sebelumnya tentang pengertian hidroponik pertanian hidroponik, barloon sedang berkembang Rockwall. Rockwall terbuat dari batuan vulkanik panas begitu banyak yang akhirnya membentuk serat. argumen ini steril bersumber dari hama, penyakit, dan gulma.

    teknik sederhana "hidroponik sayuran pertanian"

    sayuran biji. jenis sayuran penanaman di danbat lembar dengan teknologi ini, misalnya selada, selada, backoi, dan kaesim dll hidroponik nutrisi sistem hidroponik, untuk mendapatkan sebuah pabrik harus mengandung unsur-unsur gizi solusi, maka solusi makanan untuk simikan. Benih media yang sudah disiapkan. Pilih bibit fasih (termasuk). Gunakan forceps. benih akan tenggelam dalam media kedalaman sama sekitar 2.5 mm menyiram benih yang ditaburkan disiram sampai rata-rata basah budidaya. menggunakan air bersih, dan tidak menggunakan pupuk.

    Kit plastik dengan tutup selama 3-5 hari. Tujuannya adalah untuk membuat media selalu begitu hangat dan lembab sehingga menjadi mudah untuk berkecambah. Akan benih berkecambah setelah 3-5 hari. Isi tanah kit dengan larutan nutrisi yang bahkan menyentuh bagian bawah media tanam. Harus ditempatkan di bawah sinar matahari datar tempat dan mendapat Kit hidroponik dan tidak boleh tergantung pada hujan. Ketika nutrisi berkurang, tambahkan larutan nutrisi. Setelah 30 hari, Anda bisa panen sayuran, tergantung pada jenis sayuran dan sinar matahari. Metode ini adalah perawatan sangat minim.